الثلاثاء، 29 يناير 2013

Pengenalan Alat

RADAR
1.    Radar singkatan dari “Radio Detection and Ranging” adalah peralatan navigasi elektronik terpenting dalam pelayaran. Berfungsi untuk mendeteksi suatu objek di sekeliling kapal. Di samping itu radar juga dapat memberikan baringan dan jarak antar kapal ke objek-objek tersebut, sehingga kita dapat menentukan posisi.
2.    Radar menggunakan prinsip pancaran gelombang radio, pulsa gelombang yang dipancarkan akan mengalami dua kali jarak (waktu pemancaran dan waktu kembali). Sehingga jarak dan kedudukan sasaran dapat diperhitungkan, dan pada skrin radar dapat diketahui jarak serta baringan kapal.
3.     Sebelum mengoperasikan Radar maka pastikan posisi tombol-tombol pada posisi “OFF”/ penuh berlawanan dengan arah jarum jam, perhatikan dan pastikan bahwa antena dapat berputar dengan bebas dan yang tidak kalah penting adalah faktor kekuatan listrik.
4.     Dalam proses pemancaran gelombang radio alat pemancar khusus akan memancarkan pulsa gelombang radio pendek yang dipancarkan dalam alur sempit (narrow beam) oleh antena berarah (directional antenna) apabila pulsa gelombang yang dikirimkan mengenai sasaran seperti kapal, pantai sebuah pulau atau obyek lain, gelombang radio akan dipantulkan lagi menjadi gema radio (radio echo) dan diterima kembali oleh unit penerima (receiver unit) di kapal pemancar dengan segera dan ditampilkan di display unit/PPI.
5.     Gema yang dipantulkan disebut gema radio (radio echo) dan akan ditunjukkan dalam skrin radar oleh tabung sinar katoda (Cathode Ray Tube-CRT).
6.    Gelombang radio yang dipancarkan oleh pemancar radar (Radar transmitter) bergerak dengan cepat yaitu 300 m/s sehingga pengukurannya menggunakan mikrodetik (m/s).
7.     Timer (trigger) berfungsi untuk membangkitkan pulsa-pulsa yang bertegangan tinggi yang diteruskan pada modulator dan indicator dalam waktu yang sama.
8.     Modulator berfungsi untuk memodulir gelombang radio (pulsanya) yang dipancarkan dan untuk memperkuat atau mempertinggi tegangan pulsa yang akan dipancarkan.
9.     Penghubung TR bertugas mencegah pulsa-pulsa yang bertegangan tinggi dari pemancar masuk ke bagian penerima yang sensitif terhadap tegangan tinggi.
10.    Anti TR menyalurkan energi gema-gema pulsa ke bagian penerima dan mencegah masuknya energi ini ke bagian pemancar.
11.   Bagian PPI (Plan Position Indikator) atau display unit, fungsinya untuk memperlihatkan sasaran gambar yang terkena pancaran pulsa dan menentukan arah serta jarak sasaran dalam azimut PPI dilengkapi dengan Tabung Sinar Katoda (Cathode Ray Tube) dan rangkaian yang disebut dasar waktu (time base) yang mengatur panjang atau lamanya sweep sesuai dengan jarak lamanya waktu yang digunakan.
12.    Primer Kontrol adalah tombol yang paling banyak digunakan ketika menggunakan pesawat radar dan terdiri atas Power Switch, Suppresor Control, Range Switch, Dimer Light Switch dan Cursor dan Movable Azimut Control.
13.   Sekunder Control terdiri dari Flas Control, Contras control, Focus control, Brilliance/Anti Clutter/FTC Control, Center control, Ring Intensity, Ring FIX – VAR, Dimer Control, dan Test Button.
14.   Pada prinsipnya prosedur penggunaan radar adalah sama untuk semua jenis radar dan prosedur penggunaan biasanya ada dalam buku manual operasi.
15.     Sebelum memutar tombol utama dan tombol-tombol function pada posisi “ON” pastikan tombol-tombol pada panel radar berada pada posisi “OF”/penuh berlawanan dengan arah jarum jam. Setelah bagian tombol-tombol pada panel radar berada pada posisi sebagaimana di atas maka radar dapat kita hidupkan (pastikan bahwa antena dapat berputar dengan bebas). Kemudian dilanjutkan prosedur pengoperasian selanjutnya. Informasi lebih lanjut bisa dilihat pada web sekolah







ليست هناك تعليقات:

إرسال تعليق